Lapsus
Minggu 07 Juni 2020 08:47
Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Banten hingga pekan ini belum melandai. (FOTO: BantenExpres | Ilustrasi)
\"Share

BANTENEXPRES - Jumlah kasus terkonfirmasi Coronavirus (COVID-19) di Banten hingga akhir pekan ini belum juga melandai. Tercatat ada 908 kasus positif, 399 dirawat, 440 sembuh dan 69 meninggal.

Demikian dilansir laman resmi infocorona.bantenprov.go.id, data per 6 Juni 2020 hingga pukul 18:00 WIB. Berikut klasemen kasus COVID-19 di tanah jawara Banten.

Kota Tangerang tercatat masih menduduki peringkat pertama, dengan jumlah sebanyak 387 kasus. 120 dirawat, 238 sembuh dan 29 meninggal.

Kemudian Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan jumlah sebanyak 278 kasus menduduki peringkat dua. 163 dirawat, 88 sembuh dan 27 meninggal.

Sementara Kabupaten Tangerang masih di peringkat ketiga dengan jumlah 204 kasus. 97 dirawat, 96 sembuh dan 11 meninggal.

Sementara Kota Serang menduduki peringkat keempat dengan jumlah 14 kasus. 6 dirawat, 7 sembuh dan 1 dinyatakan meninggal.

BACA JUGA: Aktivis: Kemana Uang Covid-19 Kota Tangerang?

Untuk peringkat kelima ada Kabupaten Serang dengan jumlah 11 kasus. 7 dirawat, 4 sembuh, meninggal kosong (0).

Kota Cilegon menduduki peringkat keenam dengan jumlah 7 kasus. 2 dirawat, 5 sembuh, meninggal kosong (0).

Kabupaten Pandeglang peringkat ketujuh dengan jumlah 5 kasus. 2 dirawat, 2 sembuh  dan 1 dinyatakan meninggal.

Sementara untuk Kabupaten Lebak tercatat paling dasar alias peringkat delapan, dengan jumlah 2 kasus. 2 dirawat, 0 sembuh dan meninggal dunia juga kosong (0).

Sebagai informasi, kasus terkonfirmasi COVID-19 di Banten sepekan setelah lebaran, pada Sabtu (30/05) lalu, total tercatat sebanyak 787 kasus positif, 408 dirawat, 312 sembuh dan 67 meninggal.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Banten kembali memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya, guna memutus penyebaran Coronavirus alias COVID-19. (EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek