Lapsus
Kamis 12 Maret 2026 23:06
Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan keterangan awak media usai konsolidasi kader partai Golkar. (FOTO: dok-BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan pihaknya telah banyak melakukan perbaikan jalan-jalan rusak, khususnya yang berada di wilayah kewenangan Pemerintah Kota Tangerang. 

‎"Kalian enggak tahu? Begitu banyak yang sudah kita lakukan. Khususnya yang ada di kewenangan kota," tegas Sachrudin ditanya awak media soal kerusakan jalan di berbagai wilayah Kota Tangerang. 

‎Selain itu, lanjut dia, jalan-jalan provinsi maupun nasional juga terus dilakukan koordinasi, untuk dilakukan perbaikan.

‎"Begitu juga jalan nasional, banyak yang kita lakukan. Jadi apa yang menjadi kewenangan kita, kita lakukan," ujarnya usai acara Konsolidasi Kader Golkar se-Kota Tangerang, Rabu (11/03) malam di Cibodas. 

‎Disinggung soal kualitas infrastruktur jalan yang mudah rusak akibat hujan, Sachrudin mengatakan musuh aspal (baca-jalan) adalah air. 

‎"Musuh pertama aspal itu air, musuh kedua musuh ketiga aspal itu air. Jadi musuh bebuyutanya aspal itu air," ucap Sachrudin. 

‎"Jadi ketika terjadi banjir aspal tidak akan bisa bertahan. Itu terjadi di mana-mana bukan hanya di Kota Tangerang," sambungnya. 

‎Ia mengaku diberbagai daerah juga banyak terjadi jalan-jalan berlobang akibat hujan [air]. "Wah banyak jalan berlobang tapi masyarakatnya senyap," aku dia. 

‎Menurutnya setinggi apapun kualitas aspal tetap saja musuh utamanya adalah air. ‎"Jadi ketika banjir terjadi kerusakan di mana-mana dan kami juga tidak diam pemerintah," kata dia lagi. 

Sebagaimana diketahui, jalan-jalan di wilayah Kota Tangerang alami kerusakan di sana sini banyak berlobang, ‎Sachrudin menyatakkan sebelum lebaran tiba jalanan itu semua sudah rapih. 

‎"Semangat kita menyelesaikan semua pekerjaan. Semangat kita adalah hadir di tengah-tengah masyarakat," imbuhnya. 

‎Sementara, terkait banjir dan kemacetan yang kerap melanda di wilayah Kota Tangerang hingga membuat kemarahan publik, bahkan Sachrudin diminta mundur karena dinilai tidak mampu mengatasinya. Sachrudin mengatakan hal itu bagian dari sudut pandang publik. 

‎Dia bilang banjir terjadi di berbagai tempat khususnya di daerah aliran sungai (DAS) ditambah juga aliran lokal ketika intensitas hujan yang tinggi. 

‎Sachrudin mengatakan akibat banjir bisa mempengaruhi infrastruktur, baik jembatan, turab sampai dengan jalan. 

‎Karenanya, Pemkot Tangerang terus melakukan peningkatan-peningkatan pelayanan. ‎"Banjir yang kemarin ini karena luapan air, intensitas hujan yang tinggi," tutup politisi partai Golkar ini. 

‎(ZIE/GUNG) 

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek