Lapsus
Senin 09 Maret 2026 23:47
Petugas BPBD Kota Tangerang mengevakuasi korban banjir di Periuk Damai. (FOTO: dok-Istimewa untuk BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Wali Kota Tangerang Sachrudin menyatakan banjir yang melanda wilayah Kota Tangerang akibat intensitas hujan yang tinggi sehingga menimbulkan banjir di beberapa titik. 

‎"Terutama di daerah aliran sungai atau DAS. Aliran sungai kali Angke, kali Ledug, kali Sabi di Periuk dan kali Cirarab," ungkap Sachrudin dikutip BantenExpres di akun Instagram Sachrudin, Senin (09/03). 

‎Sachrudin mengatakan telah mengambil langkah-langkah dalam penanganan banjir tersebut dengan mendirikan posko-posko kesehatan di daerah terdampak. 

‎"Dan evakuasi pengungsian di tempat tertentu terutama di Periuk," kata dia. 

‎Sachrudin mengatakan beberapa wilayah di Kota Tangerang seperti Periuk, Cibodas, Jatiuwung, Ciledug, dan Cipondoh terdampak banjir akibat impasan air sungai. 

‎"Kalau kemarin ada yang jebol sekarang melimpas karena curah hujan yang tinggi," ujarnya. 

‎Ia menegaskan akan terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan seluruh jajaran bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak. 

‎"Saya ingin memastikan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Kami terus bekerja, menyalurkan bantuan dan melakukan penanganan secepat mungkin. Di saat seperti ini kita harus saling menguatkan dan saling membantu. Semoga banjir segera surut, dan kondisi Kota Tangerang dapat pulih kembali," paparnya.

‎Postingan video berdurasi 1 menit lebih sang Wali Kota Sachrudin itu turut di banjiri beragam komentar netizen dengan 493 lebih komentar, disukai sekira 1.216 (like), 45 teruskan dan 47 bagikan. 

‎Salah satu akun berkomentar, "Mundur jika tidak mampu", tulis akun r.azhh di kolom komentar Instagram Sachrudin tersebut. 

‎Komentar netizen lainnya menilai Sachrudin belum bisa mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah Kota Tangerang, bahkan dikatakan belum bisa bekerja. 

‎"Gak bisa kerja," tulis akun ilhambonno. "Walikota sipon?," tulis akun karangtaruna.9

‎"Males pak langkah-langkahnya cuma penanganan pasca banjir. Tindakan preventif mu pra banjir yang komprehensif apa. Saya warga Periuk Damai pak, capek 2 kali tenggelam dalam 2 bulan. Perbaikan tanggul yang jebol sebelumnya juga gak serius cuma sepotong-sepotong dan akhirnya kemarin tanggul sebelahnya yang gak diperbaiki jebol," tulis akun asabetta sembari meminta Gubernur Banten untuk ambil alih penanganan bajir Periuk Damai. 

‎Meski demikian, banyak komentar lainnya memberikan support kepada wali kota Tangerang. "Semangat pak wali kota Tangerang, sehat dan semangat terus untuk kota Tangerang," tulis akun refil_arya

‎"Semangat bapak sehat selalu, cepat tanggap untuk masyarakat, perlahan pak wali terus memberikan solusi dan kerja nyata untuk masyarakat Kota Tangerang," tulis akun harissetiawan

‎Terpisah, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam enggan berkomentar panjang saat dimintai tanggapanya terkait banjir yang terjadi. 

‎Politisi partai Golkar ini mengatakan Sachrudin baru menjabat Wali Kota Tangerang satu periode. 

‎"Baru satu periode, masih jauh. Pemimpin-pemimpin sebelumnya juga gak ada yang bisa," sahut Rusdi kepada awak media ini, Senin (09/03) malam. 

‎Banjir melanda beberapa wilayah Kota Tangerang sejak Sabtu (07/03) hingga dini hari, diantaranya yang terdampak paling parah di RW 08 Periuk Damai Kecamatan Periuk. 

‎Banjir mencapai ketinggian 4 meter di wilayah ini, rumah-rumah warga nyaris terendam. Padahal baru dua bulan lalu wilayah ini terdampak banjir parah dampak intensitas hujan yang tinggi. 

‎(ZIE/GUNG) 

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek