TANGERANG – Sebanyak 29 kecamatan mengikuti pawai ta'aruf pada Pelaksanaan MTQ Ke-50 Tingkat Kabupaten Tangerang. Pelaksanaan MTQ tahun 2019 ini berlokasi di Perumahan Bumi Indah, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Senin (04/11).
Rangkaian pawai taaruf dimulai dari Kecamatan Pasar Kemis selaku tuan rumah dan menurunkan kekuatan terbaiknya dengan jumlah peserta terbanyak. Pawai ditutup oleh Kecamatan Teluk Naga yang menampilkan barongsai serta atraksi debus.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Tangerang Mad Romli, Sekda Moch. Maesyal Rasyid yang juga Ketua LPTQ, Kepala Kemenag Badri Hasun, Ketua MUI KH. Ues Nawawi, para Camat dan OPD dilingkup Pemkab Tangerang.
"Alhamdulillah antusiasme masyarakat Kabupaten Tangerang luar biasa dalam mengikuti pawai MTQ ini,” kata Wakil Bupati.
“Ada sekitar 20 ribu warga tumpah ruah di jalan Suvarna Boulevard, tadi kita lihat bagaimana antusias warga, para alim ulama serta tokoh masyarakat dalam mengembangkan kecerdasan emosional, yaitu melalui MTQ,” ucapnya.
Melalui MTQ ini diharapkan mampu meningkatkan iman dan taqwa masyarakat terhadap Al-Quran dan juga kegiatan ini merupakan penjabaran dari visi misi Bupati yakni religius, sambung politisi Golkar ini.
“Jadi tujuan utama itu peningkatkan kapasitas kecerdasan emosional itu. Seluruh pondok pesantren, sekolah maupun para tokoh masyarakat harus bersama membina dan mencetak generasi yang memiliki kecerdasan spriritual, dalam hal ini fasih membaca dan hafal Al-Quran,” paparnya.
BACA JUGA: Bupati Zaki Ingin Peserta MTQ Asli Anak Tangerang
Sementara, Sekda Maesyal mengatakan meskipun ditengah terik matahari yang menyengat, ribuan warga ramaikan dan tumpah ruah pada kegiatan pawai ta’aruf Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-50 ini.
"Sejumlah elemen warga dan masyarakat serta anak sekolah tumpah ruah mengikuti pawai ini. Semoga sukses dan selamat bertanding untuk para peserta MTQ,” kata Maesyal.
Sementara itu, Bupati Tangerang Zaki Iskandar pada Senin (04/11) malam resmi membuka perhelatan MTQ Ke-50 ini. Dihadiri ribuan warga semakin semarak MTQ yang akan berlangsung hingga 9 November mendatang.
Dalam sambutanya Zaki mengingatkan bahwa, MTQ bukan sebagai sebuah acara rutinitas atau sebatas ajang kompetisi seni membaca Al-Quran semata. Namun, sebagai sarana penyebaran dakwah Islami.
"Untuk mewujudkan Kabupaten Tangerang yang religius dengan makna yang hakiki. Al-Quran bukan sekedar pajangan, melainkan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena Al-Quran adalah pedoman kehidupan," tegas Zaki. (EDY)
- Sekolah Lakukan Titip Menitip Siswa SMA/SMK Akan Diberikan Sanksi Berat
- Capping Day IASI, Rektor: Siapkan Mahasiswa Calon Kebidanan di Dunia Lapangan
- Mendikdasmen Apresiasi Pemprov Banten Gratiskan Sekolah Swasta
- Gubernur Banten Larang Keras Titip Menitip SPMB: Harus Jujur Transparan
- 10 Ruang Kelas SMAN 14 Kota Tangerang Belum Diperbaiki, Ade: Nunggu Tender
- Menggeser Anggaran Pendidikan Aktivis Kota Tangerang Tolak MBG
- Komisi II DPRD: Penurunan Kemiskinan Harus dengan Program Nyata





