Ekonomi
Kamis 04 Desember 2025 21:36
Banjir dan longsor melanda wilayah Sumatera Barat menyebabkan korban jiwa dan ribuan warga mengungsi. (FOTO: dok-Istimewa)
\"Share

BANTENEXPRES - Banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sibolga, Padang dan Medan (Sumatera) mendapat perhatian luas dari masyarakat hingga dunia internasional. Bencana ini disebut-sebut bencana hidrometeorologi yang kian meningkat dalam dua dekade terakhir. 

‎Mengutip data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, terkonfirmasi jumlah korban meninggal mencapai 811 orang.

‎Sementara, masih ada 623 orang yang dilaporkan hilang dan sekitar 2.600-an orang luka akibat terjangan banjir bandang dan tanah longsor, hingga hari ini Kamis (04/12). 

‎Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam menyampaikan duka yang mendalam terhadap bencana di Sumatera yang terjadi di akhir pekan November 2025 lalu. Ia menyatakan belasungkawa kepada para korban longsor dan banjir.

‎"Saya atas nama pribadi turut belasungkawa yang mendalam terhadap para korban bencana di Sumatera," kata Rusdi ditemui BantenExpres di kantornya, Kamis (04/12) petang. 

‎Dalam kesempatan ini, Rusdi juga mengajak kepada masyarakat Kota Tangerang untuk bersama-sama melakukan donasi terhadap bencana di Sumatera. 

‎Menurut politisi partai Golkar ini, donasi tersebut sangat berarti bagi mereka para korban bencana. Ia mengatakan semua tidak menginginkan terjadinya musibah. 

‎"Hari ini kita juga punya tanggung jawab yang sama dengan semangat gotong royong yuk sama-sama berdonasi melalui lembaga-lembaga yang membuka donasi untuk disalurkan ke para korban," ajak dia. 

‎"Kita bantu mereka sama-sama dengan apa yang kita miliki karena bagaimanapun mereka adalah saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan kita semua. Yuk kita bantu mereka," imbau dia. 

‎Rusdi turut mendoakan bagi para korban bencana Sumatera untuk segera pulih. Dia juga mengatakan proses recovery bagi daerah-daerah yang terkena bencana untuk segera dipercepat. 

‎Selain itu, saat ini curah hujan cukup tinggi Rusdi juga mengimbau kepada masyarakat Kota Tangerang khususnya bagi wilayah yang rawan banjir untuk mengantisipasi dengan berbagai kegiatan atau langkah sebagai bentuk antisipasi. 

‎"Dan berharap juga di temen-temen Pemkot Tangerang baik PU maupun semua OPD untuk bersiap-siap. Kita tidak mau bencana itu ada tapi kita juga punya kewajiban untuk melakukan langkah antisipasi dalam penanganan bencana," paparnya. 

‎Ia bilang, semua pihak semua elemen butuh kesiapsiagaan dalam mengantisipasi persoalan banjir. "Tahun ini kita ada sekitar Rp30 miliar lebih yah," ungkap Rusdi saat ditanya anggaran untuk penanganan kebencanaan di Kota Tangerang. 

‎(ZIE) 

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek