BANTENEXPRES - Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengajak generasi muda atau Gen-Z untuk ikut menggerakkan promosi Anyer-Panarukan.
"Kita juga ingin generasi muda juga menjadi motor penggerak untuk promosi ini ya, promosi Anyer-Panarukan," kata Bupati Ratu Zakiyah dalam acara Kick Off Anyer-Panarukan 3R: Road, Route, Roots, Ahad (11/10).
Ia menyatakan, promosi ini dapat hadir dalam berbagai bentuk seperti aktivitas olahraga maupun kegiatan seni budaya. Generasi muda diajak untuk berpartisipasi dengan bergerak sesuai kreativitas masing-masing.
"Sehingga bisa relate dengan kehidupannya mereka jadi tidak, mungkin tidak boring, tidak membosankan," ujar Ratu.
Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengungkapkan optimismenya program Anyer-Panarukan dapat menjangkau generasi muda.
"Kalau program untuk membuat sesuatu tuh relate, Anyer-Panarukan, relate dengan Gen Z atau Gen Alpha itu gampang saya kira," ujar Rio.
Selain itu, Rio menekankan program Anyer-Panarukan 3R dapat mewadahi kebutuhan generasi muda terhadap informasi soal sejarah. Kebutuhan ini akan dipenuhi mulai dari pelaksanaan aktivitas hingga festival.
"Mengedukasi dan melibatkan mereka agar mereka paham, punya concern yang sama terhadap peta sejarah, peta budaya, peta ekonomi, dan lain-lain," ujarnya.
Di lokasi yang sama, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyambut baik kehadiran program Anyer-Panarukan 3R: Road, Route, Roots yang diinisiasi oleh Pemkab Situbondo dan Serang.
Menurutnya program tersebut dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi ribuan desa yang ada di sepanjang jalan Anyer-Panarukan.
"Kemendes akan menjadikan momentum Festival Anyer-Panarukan ini untuk menaikkan kelas desa-desa yang ada di jalur Anyer-Panarukan dengan tetap mengedepankan potensi desa masing-masing," jelasnya.
Ia menyebut masing-masing desa di 22 Kabupaten/Kota tersebut juga memiliki ciri khas dan keunggulan masing-masing yang dapat dioptimalkan. Mulai dari desa wisata, budaya, pertanian, pesisir hingga ekonomi.
Yandri menekankan kolaborasi dari pelbagai pihak itulah yang diharapkan dapat saling membantu menumbuhkan perekonomian ribuan desa di Anyer-Panarukan.
"Bisa kita tonjolkan dengan membangun desa-desa sesuai dengan potensinya. Kalau semua jalur desa Anyer-Panarukan itu maju, tentu semua desa di Jawa akan maju," tuturnya.
Acara Kick Off Anyer-Panarukan 3R: Road, Route, Roots sendiri diadakan sebagai momentum awal untuk mempertemukan para pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, sektor perbankan, media, dan lainnya untuk membangun visi bersama.
Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi titik awal sinergi yang berkelanjutan bagi daerah-daerah di sepanjang jalur Anyer-Panarukan untuk dapat mengembangkan potensinya.
Potensi ini akan digerakkan melalui tiga perspektif utama, yakni Road, Route, dan Roots. Ketiganya mewakili impian terhadap pengembangan konektivitas dan pembangunan, penguatan pariwisata, serta penghidupan sejarah dan budaya masyarakat.
(MUH)
- Ada Apa Dengan Makam Galeong? Komisi I Hingga Aktivis Turun Tangan
- Peduli Rumah Ibadah, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Serahkan Bantuan untuk Gereja di Banten
- DPRD Kota Tangerang Sahkan Perubahan APBD 2026, Belanja Daerah Tembus Rp5,7 T
- Tasril Sentil Serapan APBD Masih Rendah, Sachrudin Perintahkan Anak Buahnya Lakukan Percepatan
- Ketua Komisi III Sentil Serapan Anggaran Pemkot Tangerang Baru 50 Persen
- Komisi I Apresiasi Insentif Tenaga Keagamaan di Kota Tangerang
- Jaga Kualitas Udara Kota Tangerang Ketua Komisi IV Minta Uji Emisi Rutin Digelar





