BANTENEXPRES - Klub Persita Tangerang sukses meraih empat kemenangan beruntun, setelah mengalahkan Semen Padang dengan skor 2-0 di laga tunda pekan keempat kompetisi BRI Super League 2025/26.
Bermain di Indomilk Arena pada Sabtu (04/10) malam, klub dengan julukan Pendekar Cisadane sukses melanjutkan tren positif dalam lima laga terakhir.
Di awal laga Hokky Caraka memiliki peluang emas untuk mencetak gol, usai mendapatkan bola liar di kotak penalti lawan. Sayang eksekusinya masih melebar di sisi kiri gawang Arthur.
Pada menit ke-25, Persita akhirnya bisa membuka keunggulan melalui Bae Sin Yong. Gol ini berawal dari sapuan bek Semen Padang Rui Pedro yang tak sempurna. Bola yang mengarah kepada Bae Sin Yeong tanpa ragu melepaskan tendangan first time dari luar kotak penalti yang menjadi gol. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Persita bisa menambah keunggulan di babak kedua. Pemain pengganti Ahmad Nur Hardianto sukses menjebol gawang Semen Padang usai menyambut umpan dari Rayco Rodriguez.
Sebelum gol kedua itu, Javlon Guseynov memiliki peluang emas setelah berhadapan dengan kiper lawan. Namun sontekannya masih melebar tipis dan belum berbuah gol.
Juga pada menit ke-60 Persita sempat mengancam gawang Semen Padang melalui percobaan dari Alexa Andrejic. Namun tendangan pemain asal Serbia itu masih melenceng.
Skor 2-0 bertahan hingga akhir laga dan memastikan tim asuhan Carlos Pena ini meraih empat kemenangan beruntun. Dimana sebelumnya, Pendekar Cisadane sukses menaklukkan PSM Makassar, Persijap Jepara, dan Persib Bandung masing-masing dengan skor 2-1.
Persita Tangerang kini merangsek naik ke urutan dua klasemen BRI Super League dengan perolehan 13 poin. Pendekar Cisadane berjarak lima poin dari Borneo FC Samarinda di puncak.
Sementara itu, coach Persita Carlos Pena menilai bahwa dengan kerja keras dan komitmen yang ditunjukkan para pemainnya di setiap pertandingan akan menjadi kunci untuk meraih poin maksimal.
"Kuncinya adalah para pemain memiliki usaha yang luar biasa, mereka bekerja keras di setiap pertandingan," ujar coach Pena dikutip BantenExpres dari laman resmi PersitaFC.
"Saya mengatakan sebelumnya, dimana kami kalah dua kali di awal musim, kami tidak buruk. Tapi ketika kami meraih poin di Madura, kami meningkatkan kepercayaan diri dan sekarang mereka menunjukkan kapasitas dan kualitas. Dan kita harus mempertahankan hal ini dan di setiap pertandingan adalah final dan akan sulit bagi kami," paparnya.
Bagi coach asal Spanyol ini setiap laga akan menjadi final bagi timnya dan ia mengharapkan semua pemain memiliki perannya masing-masing. Mulai dari pemain starter dan yang masuk sebagai pemain pengganti.
"Dan kita harus bertarung setiap laga dengan 100 persen dan ini adalah kuncinya. Semua yang ada di skuad selalu membantu, tidak hanya yang menjadi starter juga yang sebagai pemain pengganti," tegas dia.
"Semua memiliki mentalitas yang baik, dan kita harus tetap rendah hati dan melanjutkan pekerjaan ini," Carlos Pena mengakhiri.
Di laga selanjutnya atau usai jeda internasional, Persita Tangerang akan kembali menjadi tuan rumah dengan kedatangan PSIM Yogyakarta. Laga ini akan berlangsung pada hari Jumat, 17 Oktober 2025 pada pukul 15.30 WIB.
(ZIE/GUNG)
- Sejarah, Persita Tangerang Kandaskan Borneo FC di Super League
- Ditonton Jokowi, Pendekar Cisadane Benamkan Laskar Sumbernyawa 3-1
- Tutup Akhir Tahun 2025 Persita Tangerang Curi 3 Poin dari Kandang Singo Edan
- GEKRAFS Gelar Road To Banten Marathon, Kota Tangerang Pertama Diikuti 716 Peserta
- Persikota Tangerang Luncurkan Jersey untuk Kompetisi Liga Nusantara 2025/26
- Pesta Gol ke Gawang PSIM, Persita Kukuh di Posisi 2 Klasemen Super League
- Komunitas Olahraga Karawaci Tolak GOR Ar-Riyadhah Dijadikan Gudang Arsip


.jpg)


