Lapsus
Selasa 12 Februari 2019 15:18
Aktivis buruh dari KSBSI menyalurkan bantuan sembako di Desa Teluk, Labuan Pandeglang, Senin (11/02). (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

PANDEGLANG – Menempuh perjalanan yang cukup melelahkan, hampir 100 kilometer jauhnya, dari Cikande menuju Labuan Pandeglang. Rombongan KSBSI Peduli Kemanusiaan Korban Bencana Tsunami Selat Sunda Banten-Lampung, dipimpin langsung Presiden KSBSI Mudofir Khamid bergerak lintasi Kota Serang,-Alun-alun Pandeglang-Mandalawangi menuju Desa Teluk, Kecamatan Labuan Pandeglang, demi misi sosial.

Presiden KSBSI [Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia], bersama FSB Garteks Tangerang-Serang, Senin (11/02) menyalurkan bantuan pasca musibah bencana tsunami. Bantuan kemanusiaan dengan memberikan ratusan bungkus sembako sebanyak dua mobil pick-up, disalurkan kepada warga korban tsunami di Kp Tanjung Sari, Desa Teluk, Kecamatan Labuan Pandeglang. Selain itu juga menyerahkan tas sekolah dan alat tulis kepada siswa/siswi di SD Negeri Teluk I.

Seperti diketahui, musibah bencana alam tsunami yang menghantam pesisir selat sunda Banten dan Lampung, pada 22 Desember 2018 lalu berdampak luas hingga menalan ribuan korban jiwa meninggal dan mengalami luka serta ribuan warga lainnya mengungsi.

“Kami dari KSBSI terketuk melihat musibah dahsyat ini. Dimana diketahui sebelumnya juga terjadi musibah gempa di Palu Dongala, kini terjadi di Banten. Kami mendistribusikan bantuan kemanusiaan berupa ratusan bungkus sembako di Labuan Banten hari ini,” jelas Presiden KSBSI Mudofir Khamid kepada BantenExpres, seusai menyerahkan bantuan.

Mudofir mengatakan, KSBSI sebagai organisasi buruh, juga mempunyai fungsi kontrol sosial lainnya. Tidak melulu mengurusi persoalan tenaga kerja atau perburuhan, ada persoalan kemanusiaan yang lebih prioritas, seperti bencana alam dan musibah lainnya.

“Kita tidak hanya mengurusi persoalan tenaga kerja saja, artinya bukan hanya menangani kasus-kasus perburuhan tenaga kerja, kita juga mempunyai fungsi sosial lainnya. Terhadap isu-isu kebijakan yang merugikan masyarakat kecil, kita juga respon dan hadir disana,” ujarnya.

Ia menambahkan setiap menyalurkan bantuan-bantuan kemanusiaan semacam ini, pihaknya [KSBSI] tidak menggunakan anggaran dari para sponsor atau donator, melainkan murni hasil urunan para anggota KSBSI.

“Kita pasti sisihkan rezeki untuk bantuan-bantuan kemanusiaan. Kami sifatnya dari anggota dan bantuan solideritas internasional perburuhan,” tandas Mudofir Khamid didampingi Korwil Banten Abdul Rohman dan Ketua FSB KSBSI Garteks Tangerang Tri Pamungkas serta FSB Garteks Serang Faisal Rahman.

Sementara, carik Desa Teluk Labuan Untung Nuridin, merasa bersyukur atas kepedulian KSBSI yang telah menyalurkan bantuan kepada warga masyarakatnya yang tengah alami kesusahan akibat musibah tsunami dan banjir.

“Atas nama pemerintah Desa Teluk Kecamtan Labuan, mengucapkan banyak terimakasih kepada keluarga besar KSBSI yang telah peduli kepada warga desa kami yang terkena musibah tsunami dan banjir. Mudah-mudahan dibalas Allah SWT,” ucap Untung sembari menambahkan hingga saat ini masih ada warganya yang mengungsi dan berharap pemerintah segera me-recovery wilayahnya pasca musibah dampak Anak Gunung Krakatau tersebut. (ZIE)  

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek