Lapsus
Kamis 27 Februari 2025 19:03
Pimpinan DPRD Kota Tangerang dalam kesempatan bersama Wali Kota/Wakil Wali Kota Tangerang terpilih dan Dr Nurdin. (FOTO: dok-BantenExpres)
\"Share

BANTENEXPRES - Pada 28 Februari 2025 ini Kota Tangerang akan menapaki usia yang ke-32 tahun. Usia tersebut dinilai sudah cukup matang bagi kota yang pernah dijuluki sebagai Kota Benteng. Tak ayal, jutaan warga Kota Tangerang pun menaruh harapan besar pada Pemerintah Kota Tangerang.

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam menyampaikan, bahwa Kota Tangerang memasuki usia yang 32 tahun idealnya memang sudah memasuki era kematangan. Dalam momentum tersebut, ia berharap Kota Tangerang menjadi lebih baik dari segala aspek.

"Ya mudah-mudahan di usia 32 tahun ini Kota Tangerang menjadi lebih baik lagi, masyarakatnya lebih sejahtera lagi, dan segala persoalan yang ada di Kota pelan-pelan bisa terselesaikan," ucap Rusdi ditemui di kantornya.

"Usia 32 ini memang sudah matang ya, walaupun memang masih banyak PR yang harus kita tuntaskan bersama. Tidak hanya pemerintah, masyarakat juga harus berperan aktif. Tapi memang prosesnya bertahap, ya mudah-mudahan usia 32 tahun ini bisa kita jadikan momentum untuk Kota Tangerang lebih baik," bebernya.

Selain itu, Rusdi juga menyampaikan, Kota Tangerang milik bersama maka berbagai persoalan tidak akan tuntas bila mengandalkan pemerintah.

"Tapi perlu pelibatan masyarakat Kota Tangerang secara keseluruhan untuk menyelesaikan persoalan persoalan yang ada," tekan politisi Golkar ini.

Hal senada disampaikan Wakil DPRD Kota Tangerang, Arief Wibowo mengatakan, beriringan dengan kepemimpinan baru, pada usia yang 32 tahun ini pun Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang diharap memiliki terobosan baru guna menghadapi tantangan kedepan.

"Saya sampaikan pesan-pesan kepada wali kota dan wakilnya yaitu untuk merepresentasikan bapak sebagai pemimpin seluruh warga Kota Tangerang," kata Arief.

Menurutnya, kontestasi politik telah selesai, pemenang sudah ditetapkan. Maka sekarang kita perlu kerjasama, bahu membahu menghadapi tantangan Kota Tangerang yang ke depannya semakin berat.

Selain itu, politisi PKS ini pun menilai bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang saat ini masih terbilang landai. Dengan begitu, Pemkot Tangerang menurutnya harus mempunyai terobosan baru yang dapat meningkatkan PAD.

"Tantangan pertama itu PAD kita melandai loh, artinya dengan kebutuhan belanja yang amat besar, maka berat tantangan kita ke depan. Maka perlu ada terobosan baru," ujar dia.

Adapun terobosan baru lanjut Arief, tentunya yang berpotensi menjadi sumber pendapatan daerah di Kota Tangerang. Pihaknya pun mendorong terciptanya wisata unggulan di Kota Tangerang yang dikolaborasikan dengan ekonomi kreatif.

"Saat pembahasan anggaran kemaren itu kita DPRD membuat masterplan wisata unggulan Kota Tangerang, sebagai sumber potensi pendapatan ekonomi di Kota Tangerang, yang dikolaborasikan dengan ekonomi kreatif," kata dia.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto menyampaikan, di usia ke-32 tahun ia berharap agar Kota Tangerang sebagai kota yang layak dikunjungi dan menjadi kebanggaan masyarakatnya.

Meski demikian, menurutnya masih banyak persoalan di Kota Tangerang yang harus diselesaikan, diantaranya meningkatkan taraf ekonomi masyarakat Kota Tangerang.

"Sekali lagi, kita bangkitkan, kita tingkatkan perekonomian dan peradaban Kota Tangerang untuk lebih baik lagi. Dirgahayu ke-32 Kota Tangerang!," ucap politisi partai Gerindra ini.

Sekedar informasi, Kota Tangerang berdiri sejak tahun 1993 silam. Dan, pada tanggal 28 Februari ini Kota Tangerang genap berusia 32 tahun.

Adapun tagline HUT ke-32 Kota Tangerang tahun 2025 yakni "Berkolaborasi Menuju Kota Tangerang yang Gemilang".

(ZIE/MAN)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek