TANGERANG - Coronavirus [Covid-19] yang telah menyebar diberbagai belahan dunia juga di Indonesia, tak membuat surut DPRD Kota Tangerang untuk tetap melakukan perjalanan dinas keluar daerah, seperti melakukan kunjungan kerja alias Kunker.
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo, saat di temui awak media di kantornya, Jumat (13/03) petang, menegaskan akan meningkatkan kewaspadaan dan meningkatan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam mencegah corona.
“Dan jangan panik dan menimbulkan kepanikan,” ujar Gatot Wibowo. “Kita akan meningkatkan kewaspadaan, ditingkatkan pola hidup sehat,” kembali Bowo menegaskan saat di cecar wartawan.
Apakah kegiatan kunkernya tetap berlanjut?, kembali wartawan mencecar. “Saya tidak mau mengomentari hal itu. Yang penting menyikapi persoalan corona, corona cuma empat hal, kewaspadaan ditingkatkan, pola hidup sehat ditingkatkan, jangan panik dan jangan menimbulkan kepanikan,” kilah Bowo.
BACA JUGA: Sampaikan Corona, Gubernur Banten: Sebagai Bentuk Tanggung Jawab
Pada kesempatann ini, Ketua DPRD juga meminta kepada Pemerintah Kota Tangerang untuk terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat terkait adanya wabah penyakit DBD di Kota Tangerang.
“Bisa melalui Dinas Kesehatan, Puskemas, Posyandu atau melalui Kelurahan, RT/RW agar sampai kepada masyarakat. Ya intinya penyuluhan dan pencegahan, jangan bosan-bosan melakukan itu. Kita akan terus dorong itu,” kata politisi PDI Perjuangan ini.
Terpisah, Wakil Pimpinan DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan, kepada BantenExpres, Sabtu (14/03), mengatakan semua aktivitas dewan akan tetap dijalankan seperti sediakala.
“Semua aktivitas dewan akan tetap dijalankan sediakala. Baik aktivitas di dalam kota maupun luar kota. Dengan memperhatikan tempat dimana kita bertugas. Dan menggunakan standar PHBS. Selain itu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” cetus politisi PKS ini.
“Kita tidak boleh menggampangkan [corona] tapi juga jangan panik berlebihan. Waspada perlu, dengan tetap menjalankan aktivitas,” ujar Tengku.
BACA JUGA: Corona Mengguncang, dr Liza Imbau Masyarakat Tangerang Jangan Panik
Sebagai informasi, kasus orang teridentifikasi positif virus corona [covid-19] di wilayah Indonesia terus bertambah. Kini ada 96 kasus positif corona. 8 di antaranya dinyatakan sembuh dan 5 orang meninggal dunia.
"Jumlah kasus positif total ada 96 per hari ini. Dari terakhir kemarin kami laporkan 69, sekarang jadi jadi 96," kata jubir pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, di kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/03).
Yuri menyampaikan penyebaran virus corona saat ini semakin meluas. Daerah yang terkena wabah corona antara lain Jakarta, Bandung, Tangerang, Solo, Bali, Manado, Yogyakarta hingga Pontianak. (ZIE/GUNG)
- Kunjungi DPRD Kota Tangerang, Kajari Pradhana: Kejaksaan Ada untuk Semua
- Galian Kabel/Pipa Merusak Jalan, Direktur KPN: Pemilik Hajat Harus Bertanggung Jawab!
- Seba Baduy 2026 Banten Menarik Perhatian Kedutaan Besar Negara Asing
- Berikut Jadwal Seba Baduy 2026: Lebak-Pandeglang-Serang
- Gubernur Banten Rayakan Idulfitri Bersama Yatim Piatu dan Dhuafa
- Jalanan Rusak di Kota Tangerang Sachrudin Salahkan Air: Musuh Bebuyutan Aspal
- Banjir, Macet Hingga Jalan Rusak Mendegradasi Sachrudin, Pengamat: Tiga Dinas Under Perform, Berantakan!





