Hukum_Kriminal
Minggu 26 April 2020 23:37
Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono tinjau pelabuhan Merak, Ahad (26/04). (FOTO: IST)
\"Share

BANTENEXPRES - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri berupaya menegakkan aturan larangan mudik Lebaran 2020, termasuk warga yang bermaksud melakukan perjalanan lintas pulau. Tercatat dua hari pertama Ramadan, sebanyak 8 ribu lebih pemudik Jawa-Sumatera diminta balik arah.

Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono menyampaikan, terdapat 59 titik penyekatan yang berada di sepanjang rute Lampung-Jawa. Titik-titik penyekatan itu dibuat untuk menghalau warga yang masih nekat mudik di tengah pandemi Coronavirus [Covid-19].

BACA JUGA: Polda Banten Usir 443 Kendaraan di Tol Merak untuk Putar Balik

"Kita sudah putar balikkan 5.041 kendaraan baik bus, kendaraan pribadi, travel, sewa, maupun roda dua. Hari kedua sekitar 3.332 yang kita putar balikkan. Artinya angkanya semakin menurun, makin bagus. Saya respek," tutur Istiono dalam keterangan tertulisnya kepada media, Ahad (26/04).

Dalam peninjauan ke Pelabuhan Merak hari ini pun jumlah pemudik terbilang sepi. Ini menunjukkan masih ada kesadaran masyarakat Indonesia atas upaya bersama menangani penyebaran virus corona Covid-19, menurut dia.

"Yang mudik menuju pelabuhan ini sudah lebih kurang 350-an yang kita putar balikkan," jelas dia.

BACA JUGA: Kota Tangerang Mendominasi Covid-19 di Banten

Terkait kendala, lanjutnya, hal yang paling perlu diperhatikan adalah hasil penelitian dari Kementerian Perhubungan bahwa keinginan masyarakat untuk mudik masih cukup besar.

"24 persen mereka ingin mudik baik ke Jawa atau pun Sumatera. Dari 24 persen lebih kurang 1 juta. Ini yang perlu kita sampaikan ke masyarakat supaya tahun ini ditunda dulu. Untuk penyebaran covid agar tidak berkembang," kata Istiono. (EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek