SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim secara resmi mengumumkan status Kejadian Luar Biasa alias KLB, atas wabah virus corona [Covid-19] yang terjadi saat ini. Pernyataan tersebut seusai menggelar rapat dengan jajarannya, Sabtu (14/03).
"Penetapan status KLB sebagai salah satu upaya Pemprov Banten dalam membatasi kecepatan sebaran atau paparan virus Covid-19, terhadap masyarakat di Provinsi Banten," kata Gubernur Banten, dalam siaran persnya pada media, Sabtu (14/03).
Gubernur juga mengimbau kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Seperti makan dan minuman yang sehat, rajin berolahraga hingga selalu mencuci tangan ketika beraktivitas di mana saja.
"Selalu menjaga kesehatan, mencuci tangan dengan sabun, konsumsi makanan bergizi, cukup istirahat, dan berolah raga," ujar WH-sapaan akrab mantan Wali Kota Tangerang ini.
BACA JUGA: Dua Warga Banten Kena Corona, Gubernur Minta Masyarakat Tidak Panik
Warga Banten pun diminta untuk mengurangi aktivitas diluar ruangan, di lokasi umum, dan berkegiatan di tempat keramaian. Begitu pun jika ada yang sudah memiliki agenda perjalanan ke luar negeri, terutama di negara pandemi virus corona.
"Mengimbau masyarakat agar menghindari tempat-tempat pertemuan dan keramaian umum. Diusahakan sedapat mungkin tidak melakukan perjalanan ke daerah yang terkena wabah virus corona covid-19. Masyarakat tetap waspada dan tidak panik," imbau WH.
Dalam rapat tersebut, Gubernur memberikan instruksi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten agar meliburkan Siswa SMA/K Negeri dan Swasta maupun SKH untuk melakukan kegiatan pembelajaran di rumah selama dua pekan, sejak 16 sampai dengan 30 Maret 2020 dan akan dibuka kelas maya (online), terkecuali bagi Siswa Kelas 12 tetap melakukan kegiatannya sesuai jadwal UNBK yang telah ditetapkan.
Penerapan status Kejadian Luar Biasa [KLB] dan pengurangan aktivitas berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan. (MUH/ZIE)
- Kunjungi DPRD Kota Tangerang, Kajari Pradhana: Kejaksaan Ada untuk Semua
- Galian Kabel/Pipa Merusak Jalan, Direktur KPN: Pemilik Hajat Harus Bertanggung Jawab!
- Seba Baduy 2026 Banten Menarik Perhatian Kedutaan Besar Negara Asing
- Berikut Jadwal Seba Baduy 2026: Lebak-Pandeglang-Serang
- Gubernur Banten Rayakan Idulfitri Bersama Yatim Piatu dan Dhuafa
- Jalanan Rusak di Kota Tangerang Sachrudin Salahkan Air: Musuh Bebuyutan Aspal
- Banjir, Macet Hingga Jalan Rusak Mendegradasi Sachrudin, Pengamat: Tiga Dinas Under Perform, Berantakan!





