Lapsus
Kamis 12 Maret 2020 22:24
Gubernur Banten Wahidin Halim. (BantenExpres | Azie Stianegara)
\"Share

BANTENEXPRES - Gubernur Banten Wahidin Halim mengabarkan bahwa ada dua orang warga Banten yang positif terkena wabah Coronavirus [covid-19]. Demikian disampaikan Gubernur lewat video di akun media sosial Instagram-nya, Kamis (12/03).

“Pada warga Banten yang saya cintai. Saya kabarkan bahwa, berdasarkan laporan dari tim Kesehatan Provinsi Banten, bahwa ada dua orang warga Banten yang positif terkena virus Corona,” kata Gubernur.

Adapun warga Banten yang terkena virus Corona ini, menurut Gubernur Banten setelah mereka melakukan perjalanan ke Malaysia.

“Mereka yang kebetulan baru saja melakukan perjalanan dari Malaysia,” ujar mantan Wali Kota Tangerang ini. Gubernur berharap kepada warga masyarakat Banten untuk tetap waspada dan tidak panik.

BACA JUGA: Anggota DPRD Minta Wali Kota Tangerang Buat Sambutan Resmi Soal Corona

“Untuk itu saya berharap, masyarakat untuk tetap waspada dan jangan panik, dengan menghindari pertemuan-pertemuan yang bersifat umum atau paling tidak menjauhi keramaian. Agar kita bisa memastikan tidak tertular oleh virus corna ini,” pesan Gubernur WH.

“Demikian yang saya bisa kabarkan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita, menyelamatkan kita semua dan menyelamatkan masyarakat Banten,” demikian Gubernur Banten mengabarkan.

Selanjutnya dapat dikabarkan juga, jika hal ini berdasarkan update data terkini, mereka sekarang sudah berada dan dirawat di RS Sulianti Saroso dan RS Persahabatan yang menjadi rujukan bagi para penderita positif virus Corona.

BACA JUGA: Banten Siap Siaga Hadapi Corona, Berikut Call Center di Kota Tangerang

Masih lewat akun Instagramnya, Gubernur mencantumkan Call Center Dinas Keseahatan Provinsi Banten, di Nomor 085215779659 untuk informasi seputar virus Corona atau Covid-19.

Video tersebut diunggah Gubernur Banten Wahidin Halim petang ini. Namun, belum bisa dipastikan apakah dua kasus positif di Banten ini termasuk 27 kasus positif yang sudah dirilis pemerintah pusat.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah RI untuk COVID-19 Achmad Yurianto menegaskan tak mendengar soal kabar tersebut.

"Saya tidak dengar gubernur Banten dapat data dari mana periksanya. Karena kita tidak pernah serahkan data itu kepada gubernur tapi pada dinkes untuk di-tracing. Misalnya pasien di Jakarta; tapi ternyata dia warga Tangerang. Kan masuk Banten. Yang setiap hari mondar mandir. Artinya bisa saja. Kita tidak pernah memberikan datanya kepada otoritas itu," tegas Yuri seperti dilansir laman cnbcindonesia. (MUH/EDY)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek