BANTENEXPRES – Pemerintah Indonesia melarang masyarakat melakukan mudik lebaran pada hari raya Idul Fitri 1441 H yang tinggal sepakan, untuk mencegah penyebaran pandemi Coronavirus [Covid-19] yang tengah mewabah.
Ketua DPRD Kota Tangerang Gatot Wibowo, pun mengajak masyarakat khususnya warga Kota Tangerang untuk mengikuti imbuan dari pemerintah tersebut. Tidak melakukan mudik ke kampung halaman.
“Kita mengajak masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah. Imbauan tersebut demi kebaikan kita bersama, jadi untuk menahan diri sementara waktu ini tidak melakukan mudik,” ucap Gatot Wibowo dihubungi BantenExpres melalui sambungan telepon, Minggu (17/05) malam.
Yang terpenting adalah, lanjut dia, Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang harus memastikan soal keamanan dan ketersediaan bahan pokok terjamin, tidak ada kelangkaan pangan jelang lebaran.
BACA JUGA: Rencana DPRD Kota Tangerang Beli Mobil Mewah Dikecam Keras
“Kita berharap kepada Pemerintah Kota Tangerang sekarang ini sudah melakukan giat seperti melakukan operasi pasar, jangan sampai ada kelangkaan pangan (bahan pokok) khusunya sembako jelang hari raya ini,” kata dia.
Saat ini, kata dia lagi, masyarakat sudah satu bulan lebih terkena imbas PSBB. Masyarakat pada dasarnya siap patuhi aturan. “Yang terpenting Pemerintah Kota Tangerang juga harus sportif,” pinta Gatot.
Sama seperti hari ini ketika pemberlakukan PSBB diperpanjang lagi, idealnya pendistribusian bantuan sosial (bansos) sudah dapat dipastikan ke tangan masyarakat (penerima), menurutnya.
“Inikan PSBB sudah tahap ke tiga. Seharusnya ketika awal PSBB diterapkan, pendataan dan verifikasi validasi [data] itu sudah harus selesai. Jadi ketika PSBB tahap kedua kemarin dilaksanakan, bansos sudah terdistribusi semua,” ujar dia.
Untuk itu, pihaknya (DPRD Kota Tangerang) akan terus mendorong Pemkot Tangerang untuk lebih giat, lebih semangat lagi agar pendistribusian bansos segera diterima oleh masyarakat yang sudah terverifikasi.
BACA JUGA: Ketua DPRD Kota Tangerang: Mari Kita Berdoa Kepada Allah Agar Covid-19 Cepat Selesai
Sementara saat ditanya soal pendistribusian bansos di Kota Tangerang sejauh ini, Ketua DPRD menyatakan sudah baik. “Sudah baik, kita apresiasi. Hanya saja kurang cepat. Idealnya ketika PSBB diperpanjang kembali, warga penerima bansos sudah menerima. Inikan masih terus berjalan,” cetus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang ini.
Bagaimana dengan pelaksanaan PSBB itu sendiri, efektif atau tidak? “Sementara waktu cukup lumayan,” jawab Gatot Wibowo diplomatis.
Seperti diketahui Pemerintah Kota Tangerang memperpanjang masa pemberlakukan penerapan sosial berskala besar alias PSBB hingga akhir Mei. (ZIE/GUNG)
- Kunjungi DPRD Kota Tangerang, Kajari Pradhana: Kejaksaan Ada untuk Semua
- Galian Kabel/Pipa Merusak Jalan, Direktur KPN: Pemilik Hajat Harus Bertanggung Jawab!
- Seba Baduy 2026 Banten Menarik Perhatian Kedutaan Besar Negara Asing
- Berikut Jadwal Seba Baduy 2026: Lebak-Pandeglang-Serang
- Gubernur Banten Rayakan Idulfitri Bersama Yatim Piatu dan Dhuafa
- Jalanan Rusak di Kota Tangerang Sachrudin Salahkan Air: Musuh Bebuyutan Aspal
- Banjir, Macet Hingga Jalan Rusak Mendegradasi Sachrudin, Pengamat: Tiga Dinas Under Perform, Berantakan!





