Lapsus
Rabu 20 Mei 2020 23:07
Petugas dari TNI-Polri melaksanakan operasi keselamatan semeru 2020 secara edukatif. (FOTO: IST)
\"Share

BANTENEXPRES – Kasus terkonfirmasi Coronavirus [COVID-19] di Banten hingga per 20 Maret 2020 ini tercatat sebanyak 670 kasus positif. Diantaranya 382 dirawat, 225 sembuh dan sebanyak 63 meninggal.

Demikian update COVID-19 Banten dilansir laman resmi infocorona.bantenprov.go.id, Rabu (20/05) hingga pukul 18:00 WIB. Adapun sebaran COVID-19 di delapan wilayah se-Banten sebagai berikut;

Di Kota Tangerang dengan jumlah kasus sebanyak 308 kasus. Diantaranya 149 dirawat, 132 sembuh dan 27 meninggal dunia.

Kemudian Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan jumlah kasus sebanyak 208. Dengan rincian 145 dirawat, 40 sembuh dan 23 meninggal dunia.

BACA JUGA: Pandemi Corona, TNI Polri Dirikan Dapur Umum Di Cibodas

Sementara di Kabupaten Tangerang jumlah kasus sebanyak 132. Dengan rincian 75 dirawat, 46 sembuh dan 11 meninggal.

Menyusul Kabupaten Serang dengan jumlah kasus sebanyak 8. 7 dirawat, 1 sembuh dan  meninggal dunia kosong (0).

Sementara itu di Kota Serang dengan jumlah kasus sebanyak 8. Dengan rincian 4 dirawat, 3 sembuh, 1 meninggal dunia.

Di Kabupaten Pandeglang jumlah sebanyak 3 kasus, diantaranya dirawat 0, 2 sembuh dan 1 orang dinyatakan meninggal.

BACA JUGA: Melanggar PSBB di Kota Tangerang Ini Sanksinya

Sedang di Kota Cilegon hanya tercatat 3 kasus, 2 dirawat dan 1 pasien dinyatakan sembuh sementara meninggal dunia kosong (0).

Dan di Kabupaten Lebak hingga Rabu (20/05) ini tercatat clear kasus, alias jumlah kasus kosong (0). Baik yang dirawat, sembuh maupun meninggal dunia. Alhamdulillah yah.

Seperti diketahui, Banten kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar [PSBB] tahap ketiga guna mencegah penyebaran wabah Coronavirus (COVID-19), terutama untuk mempersempit gerak virus asal negeri Wuhan China ini di Tangerang Raya (Kota Tangsel, Kota Tangerang dan Kab Tangerang). (EDY/ZIE)

Tentang Kami | Hubungi Kami | Redaksi | Disclaimer

PT BantenExpres Siber Media ©2018     develop by mitratek